SUMBAWA, gema-news.com — Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa terus memaksimalkan proses verifikasi dan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) yang bersumber dari Kementerian Sosial RI. Hal ini disampaikan oleh Kabid Linjamsos Dinas Sosial Sumbawa, Syarifah, dalam rangkaian kegiatan monitoring dan evaluasi penyaluran bantuan di wilayah Kabupaten Sumbawa.

Syarifah menjelaskan, pada verifikasi tahap pertama, Kementerian Sosial menyerahkan data 30.550 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) kepada Pemerintah Daerah melalui Dinas Sosial. Dari jumlah tersebut, 29.925 KPM berhasil diverifikasi, sementara 625 KPM masih tersisa dan perlu proses lebih lanjut.

Memasuki verifikasi Tahap Kedua, terdapat 9.417 KPM yang membutuhkan verifikasi pengganti, dan hingga saat ini 4.494 KPM telah berhasil diverifikasi. Adapun kuota BLTS Kesra tahap kedua ditetapkan sebanyak 9.224 KPM.

“Jika dijumlahkan secara keseluruhan, total penerima BLTS Kesra mencapai 39.774 KPM,” jelas Syarifah.

Dalam upaya memastikan penyaluran berjalan tepat sasaran dan tanpa hambatan, Dinas Sosial melaksanakan monitoring dan evaluasi langsung di lapangan. Pada Kamis (kemarin), Kepala Dinas Sosial bersama Kabid Linjamsos dan Penyuluh Sosial turun ke PT Pos Kecamatan Empang, di mana penyaluran BLTS Kesra telah berlangsung sejak 22 hingga 28 November 2025.

Kegiatan serupa juga dilanjutkan Jumat pagi, sebelum pelaksanaan sosialisasi Perbup Nomor 33 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Tim Disos melakukan monitoring di PT Pos Moyo Hilir, dan menurut Syarifah, penyaluran di wilayah tersebut berlangsung lancar.

“Alhamdulillah, penyaluran BLTS Kesra di PT Pos Moyo Hilir sudah mencapai 90 persen dari total KPM yang terdaftar,” ungkapnya.

Dinas Sosial memastikan proses verifikasi data dan penyaluran bantuan akan terus diawasi secara ketat agar tepat sasaran dan berjalan sesuai ketentuan. (GM)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini