SUMBAWA, gema-news.com – Bupati Sumbawa Ir. H. Syafruddin Jarot mengungkapkan bahwa untuk membangun kabupaten Sumbawa yang lebih unggul, maju dan Sejahtera maka dibutuhkan kebersaman dan kepercayaan publik agar setiap program bisa berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menyampaikan rasa syukur karena kembali dipertemukan dengan hari kemenangan setelah menjalani madrasah Ramadhan. Idul Fitri disebut sebagai momentum kembali ke fitrah, menata hati, memperbaiki niat, serta memperkuat tanggung jawab sosial. Ia menegaskan bahwa membangun daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan karakter, kepercayaan publik, dan harapan bersama antar sesama warga.

Bupati juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Sumbawa. Dalam perjalanan kepemimpinan, ia mengakui masih terdapat kekurangan dan kebijakan yang belum sepenuhnya memenuhi harapan semua pihak. Momentum Idul Fitri menjadi saat yang tepat untuk mempererat kembali hubungan emosional antara pemerintah daerah dan masyarakat dengan hati yang bersih dan niat yang tulus.

Lebih lanjut, Bupati memaparkan refleksi satu tahun awal masa kepemimpinan bersama Wakil Bupati sejak dilantik pada Februari 2025. Sejumlah fondasi pembangunan daerah mulai diletakkan, mulai dari penguatan tata kelola pemerintahan, perencanaan pembangunan jangka menengah, hingga peningkatan kualitas pengelolaan keuangan daerah yang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian. Di sektor ekonomi, pertumbuhan daerah menunjukkan tren positif disertai penurunan angka kemiskinan serta mulai beroperasinya program pendidikan bagi keluarga kurang mampu dan penguatan pelatihan kerja bagi generasi muda.

Pemerintah daerah juga terus mendorong transformasi ekonomi berbasis hilirisasi komoditas unggulan serta pengembangan potensi kelautan dan pariwisata berkelanjutan. Di sisi lain, gerakan pelestarian lingkungan melalui program penghijauan masif digencarkan sebagai bentuk komitmen menjaga warisan alam bagi generasi mendatang. Meski demikian, pemerintah daerah mengakui masih adanya tantangan, terutama kondisi infrastruktur jalan di sejumlah wilayah serta persoalan distribusi energi bersubsidi yang terus dibenahi melalui koordinasi lintas sektor.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Idul Fitri sebagai energi kolektif untuk memperkuat persatuan dan gotong royong membangun Tana Samawa. Kebersamaan antara masyarakat dan pemerintah diyakini menjadi fondasi utama dalam mewujudkan Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera.

Pelaksanaan Shalat Idul Fitri tersebut berlangsung khidmat sejak takbir berkumandang hingga do’a bersama dipanjatkan. Usai pelaksanaan shalat, Bupati dan Wakil Bupati menyempatkan diri bersalaman dengan masyarakat, menandai hangatnya kebersamaan di hari raya yang penuh berkah. (GM)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini