SUMBAWA, gema-news.com – Belasan orang menggelar aksi demonstrasi disimpang Lito, kecamatan Moyo hulu, kabupaten Sumbawa, menuntut penutupan Tambang emas yang beroperasi di kecamatan Lantung karena dinilai merusak lingkungan.
Namun aksi tersebut dihadang oleh para penambang dan nyaris terjadi bentrokan. Aksi adu mulut antara masyarakat penambang dengan para pendemo sempat terjadi. Mereka menuding bahwa aksi tersebut merugikan masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari tambang emas yang ada di kecamatan Lantung.
Salah satu Penambang, Syukron Jaya mengungkapkan bahwa aksi penghadangan tersebut murni inisiatif dari para penambang karena sumber mata pencahariannya diganggu oleh kelompok kecil orang.
” Aksi mereka ini, kami nilai sangat merugikan karena ingin menutup tambang. Karena sumber mata pencaharian kami saat ini sebagian besar dari tambang. Makanya kami tidak terima jika ada oknum yang ingin menggangu mata pencaharian kami,”. Ujar Sukron
Ia juga menyebutkan, ribuan masyarakat dari berbagai kecamatan datang kelokasi tambang di Lantung, untuk mencari rezeki. Lantas ada segelintir orang tiba-tiba menutut menutup lokasi tambang tersebut. Hal ini yang membuat tidak terima.
” Ribuan orang menggantungkan hidupnya dari lokasi tambang Lantung. Anak-anak kami bisa sekolah sampai keluar daerah karena dari tambang tersebut. Jangan ganggu sumber mata pencaharian kami, jika tidak kami tidak segan-segan mengambil tindakan tegas,” tutupnya. (GM)









