SUMBAWA, gema-news.com – Wacana pemerintah menutup tambang emas di kecamatan Lantung mendapat penolakan keras dari Aliansi Rakyat Tolak Penutupan Tambang. Wacana tersebut muncul setelah adanya tragedi yang menewaskan penambang di lokasi Lawang Tua.
Koordinasi aksi, Guntur Saputra dalam orasinya menyatakan tambang Emas Lantung adalah sumber kehidupan masyarakat. Dari tambang inilah ribuan keluarga bertahan hidup, mencari nafkah yang halal untuk menghidupi anak dan istrinya.
” Dari tambang emas ini, ribuan bahkan puluhan ribu orang menggantungkan hidupnya di tambang ini. Kami bisa menyekolahkan anak-anak, membangun ekonomi yang mendiri bahkan mampu menggerakkan ekonomi rakyat,” ujar Guntur.
Pemerintah seharusnya hadir memberikan solusi bukan memutus rantai ekonomi rakyat. Wacana penutupan tambang bukan solusi melainkan menambah penderitaan masyarakat.
” Hentikan Wacana Penutupan tambang. Kami menolak dengan tegas wacana tersebut. Menutup tambang sama halnya dengan menyengsarakan masyarakat yang menggantung nasibnya di tambang emas Lantung ini,” Tegas Guntur
Untuk itu, ia menuntut pemerintah menghentikan wancana tutup tambang dan segera terbitkan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) agar masyarakat dapat bekerja dengan legal dan mendapatkan perlindungan hukum yang jelas.
” Pemerintah seharusnya hadir untuk membina memberikan solusi bukan untuk mematikan dan memiskinkan rakyat sendiri,” tutup Guntur. (GM)




