SUMBAWA, gema-news.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa dibawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot MP – Drs. H. Mohamad Ansori menunjukkan komitmen dalam merealisasikan program unggulannya.
Salah satu program unggulan Jarot-Ansori yakni Pembentukan Satgas Pengaman Benih, Pupuk dan Harga Gabah serta Jagung. Hal ini sudah dilakukan sejak awal kepemimpinannya dengan membentuk Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3).
Tim ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan hingga penyaluran pupuk dan pestisida bersubsidi secara tepat sasaran. Sehingga dapat menghindari kecurangan yang dilakukan oleh distributor ataupun pengecer.
Selain itu, upaya yang sudah dilakukan oleh Jarot-Ansori dalam menstabilkan harga jagung dan gabah yakni melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat dan Bulog, agar kuota penyerapan jagung ditambah. Dari koordinasi itu, pemerintah pusat menginstruksikan Bulog untuk menambah kuota penyerapan jagung sebanyak 23.000 ton dan segera menyiapkan gudang tambahan yang layak, agar dapat menyerap jagung sesuai dengan HPP.
” Alhamdulillah, Ketersediaan pupuk selama musim tanam 2025-2026 sudah terpenuhi serta tidak ada kendala yang signifikan. Sementara untuk harga gabah dan jagung kami pastikan sesuai dengan harga standar Pemerintah atau sesuai dengan HPP,” Ucap Bupati H. Jarot Kepada media ini. (GM)






