SUMBAWA, gema-news.com – Bupati Sumbawa Ir. H. Syafruddin Jarot, MP, terus berupaya untuk memperjuangkan hunian baru untuk 31 rumah korban kebakaran di Desa Kalimango, Kecamatan Alas.
Bupati Sumbawa, mengatakan, pihaknya telah menggelar rapat bersama tim untuk membahas langkah teknis pembangunan, termasuk penyusunan desain serta rencana anggaran biaya (RAB).
“Baru saja kita selesai rapat dengan tim, membahas desain dan menyusun RAB. Insya Allah besok akan kita serahkan ke Kementerian PKP dan Kementerian Sosial,” ujar Bupati.
Ia menegaskan, pemerintah daerah memiliki komitmen kuat untuk membangun kembali rumah warga yang terdampak kebakaran tersebut. Bahkan, upaya tersebut kini telah mendapatkan sinyal positif dari pemerintah pusat.
“Rencana kita jelas, membangun kembali. Kita sedang perjuangkan dan Alhamdulillah lampu hijau sudah ada,” katanya.
Namun demikian, Bupati mengakui terdapat sejumlah tantangan, khususnya terkait kondisi dan luas lahan milik warga yang beragam. Hal ini menjadi perhatian dalam proses penataan ulang kawasan permukiman agar lebih layak dan tertata.
Menurutnya, pemerintah akan mengkondisikan penataan lahan dengan mempertimbangkan berbagai kemungkinan, termasuk adanya kesediaan dari pemilik lahan di sekitar untuk memberikan sedikit ruang tambahan.
“Kalau memungkinkan, kita minta sedikit kerelaan dari sebelahnya agar tidak terlalu sempit. Supaya rumah yang dibangun nanti lebih layak dan tidak terlalu berhimpitan,” jelasnya.
Meski demikian, ia juga memahami bahwa tidak semua lahan dapat disesuaikan, terutama bagi warga yang telah memiliki sertifikat kepemilikan tetap. Karena itu, penataan akan dilakukan secara fleksibel sesuai kondisi di lapangan.
“Memang tidak mudah untuk diseragamkan karena ada yang sudah bersertifikat. Tapi yang jelas, rumah mereka akan tetap kita bangun. Itu yang paling penting,” tegas Bupati.
Bupati berharap proses pengajuan ke pemerintah pusat dapat segera mendapat persetujuan, sehingga pembangunan rumah bagi korban kebakaran dapat segera direalisasikan. (GM)






