SUMBAWA, gema-news.com – Guna memastikan kesehatan hewan ternak di Kabupaten Sumbawa, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) menargetkan 12.500 Dosis Vaksin penyakit kuku dan mulut (PMK) tuntas.
“Upaya itu kami lakukan guna memastikan kesehatan hewan ternak di Kabupaten Sumbawa yakni sebanyak 12.500 dosis vaksin PMK tahap pertama tuntas dilaksanakan sehingga kami akan kembali mendapatkan tambahan vaksin PMK,” Kata Kabid Kesehatan Hewan (Keswan) Disnakeswan Kabupaten Sumbawa, Rini Handayani.
Dalam hal ini Pemerintah daerah bergerak cepat dengan memulai pelaksanaan vaksinasi sejak minggu lalu. Target utamanya adalah menyelesaikan penyuntikan 12.500 dosis ini sebelum memasuki bulan suci Ramadan.
“Langkah ini kami ambil secara bertahap untuk memastikan stabilitas kesehatan ternak tetap terjaga menjelang Hari Raya Idul Adha mendatang,”.
Selain itu, dukungan dari Pemerintah Pusat terus berlanjut. Setelah tahap pertama selesai, Provinsi NTB dijadwalkan akan menerima tambahan 35.000 dosis vaksin lagi untuk memperluas cakupan perlindungan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik. Meski penularannya cepat, PMK adalah jenis penyakit yang mudah untuk diobati asalkan ditangani dengan cepat dan tepat,” jelasnya.
Peternak juga diminta berperan aktif. “Ketika petugas kami turun ke lapangan sesuai jadwal, mohon bantuan peternak untuk mengumpulkan sapi maupun kerbaunya di ladang agar proses vaksinasi berjalan lancar,” pintanya.
Ia juga menginformasikan seluruh pelaksanaan vaksinasi PMK ini diberikan secara gratis. “Bagi warga yang ingin ternaknya divaksin, silakan langsung menghubungi petugas di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) yang ada,” tutupnya. (GM)






