SUMBAWA, gema-news.com – Bupati Sumbawa melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Agus Mustamin S.Sos., M.Si, secara resmi mengukuhkan Forum Anak Samawa (FAS) Periode 2025–2027. Pengukuhan berlangsung di Aula Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Minggu (15/2/2026) pagi.
Dalam sambutan tertulisnya, Bupati Sumbawa menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang dikukuhkan. Ia menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar momentum seremonial, melainkan penanda bahwa ruang partisipasi anak di daerah terus hidup dan menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaganya.
Sebanyak 85 anak yang dikukuhkan dinilai sebagai simbol kepercayaan. Mereka diharapkan mampu menjadi jembatan antara teman sebaya dan pemerintah daerah. Tidak hanya menjadi telinga yang mendengar aspirasi, tetapi juga mulut yang menyampaikan serta tangan yang bergerak dalam kegiatan-kegiatan positif.
“Saya berharap kalian tidak melihat pengukuhan ini sebagai beban jabatan, melainkan peluang belajar memahami masalah, belajar bekerja bersama, dan belajar membangun empati,” harap bupati dalam sambutannya.
Kepada para pendamping, baik guru maupun orang tua, bupati menekankan bahwa partisipasi anak tidak akan tumbuh tanpa lingkungan yang mendukung. Anak-anak perlu didengar, bukan hanya diarahkan, serta diberi kesempatan, bukan sekadar batasan.
“Sinergi keluarga, sekolah, dan pemerintah menjadi kunci agar forum seperti ini tidak sekadar formalitas, tetapi benar-benar menjadi ruang pembelajaran kepemimpinan sosial,” ujarnya.
Kepada Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) sebagai perangkat daerah pengampu, bupati berpesan agar pendampingan tidak berhenti pada fasilitasi administratif semata. Ia meminta agar pendampingan terus diarahkan pada penguatan kapasitas anak yang adaptif terhadap dinamika sosial.
Forum ini juga diharapkan menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar berorganisasi, berpendapat, dan berkreasi. Selain itu, dinas terkait diminta menjaga keberlanjutan program, membangun jejaring lintas sektor, serta mengintegrasikan aspirasi anak dalam perencanaan pembangunan daerah.
“Mari kita jadikan Forum Anak Samawa sebagai ruang tumbuh yang inklusif, membumi, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh sesama anak di Kabupaten Sumbawa,” pungkasnya. (GM)






