SUMBAWA, gema-news.com – Bupati Sumbawa, Ir. Syarafuddin Jarot, M.P., menegaskan Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus melakukan pendekatan dan komunikasi intensif dengan pemerintah pusat guna mendatangkan Program Strategi Nasional (PSN).
Hal tersebut disampaikannya saat melaksanakan Safari Ramadhan di Masjid Syamsul Falah, Desa Moyo Mekar, Kecamatan Moyo Hilir, Rabu malam.
Di tengah keterbatasan anggaran daerah dan adanya pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat sekitar Rp500 miliar, Bupati H. Jarot menegaskan bahwa Pemkab Sumbawa tidak tinggal diam. Justru dalam kondisi tersebut, berbagai upaya lobi dan komunikasi terus dilakukan sehingga sejumlah proyek strategis nasional berhasil direalisasikan di Kabupaten Sumbawa.
Beberapa program yang telah terealisasi antara lain program Sekolah Rakyat, pembangunan Batalyon TP di Kerekeh, serta proyek unggas terintegrasi yang berlokasi di Kecamatan Moyo Hilir.
Selain itu, Bupati H. Jarot juga mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya tengah mengupayakan sejumlah proyek strategis lainnya yang berasal dari pemerintah pusat, di antaranya Sentra Garam Nasional di Kecamatan Plampang, pengembangan kawasan Samota menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), rencana pembangunan SMK Unggul Garuda, serta pembangunan Batalyon Marinir di kawasan Samota.
Menurutnya, apabila seluruh rencana tersebut dapat terwujud, maka akan terjadi pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat di Kabupaten Sumbawa, sekaligus membuka lapangan kerja yang luas bagi masyarakat.
“Insyaallah, jika ini terwujud, Sumbawa akan menjadi daerah yang maju dan sejahtera,” ungkapnya.
Meski demikian, Bupati Jarot juga mengakui bahwa masih terdapat berbagai kekurangan yang harus dibenahi, salah satunya persoalan infrastruktur jalan di sejumlah wilayah Kabupaten Sumbawa.
“Kami menyadari masih banyak kekurangan, terutama infrastruktur jalan. Namun kami terus berjuang dan berikhtiar untuk Sumbawa,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati H. Jarot turut menyalurkan bantuan pembangunan Masjid Syamsul Falah sebesar Rp25 juta, puluhan paket Al-Qur’an, serta paket sembako bagi masyarakat kurang mampu. (GM)







