SUMBAWA, gema-news.com – Selama periode libur hari Raya Nyepi dan Idul Fitri pemerintah kabupaten Sumbawa pastikan layanan publik tetap berjalan seperti biasa.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., MAP, Senin (16/03) meminta seluruh fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sekda menegaskan bahwa kepala puskesmas dan manajemen rumah sakit diminta mengatur sistem jadwal piket bagi tenaga kesehatan agar pelayanan tetap tersedia selama masa libur.

“Semua kepala puskesmas kami minta mengatur sistem shift dan jadwal piket untuk memastikan pelayanan publik selama libur dan cuti bersama ini dapat ditangani dengan baik,” ujar Sekda.

Ia juga menekankan agar seluruh Unit Gawat Darurat (UGD) di puskesmas tetap dibuka selama masa libur, mengingat layanan poli rawat jalan biasanya tutup saat hari libur.

“Untuk puskesmas kami minta semua UGD tetap dibuka, karena poli memang tutup. Rumah sakit juga harus tetap berjalan seperti biasa sehingga masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan tetap terlayani,” jelasnya.

Terkait pelayanan bagi peserta BPJS, Sekda mengakui adanya fenomena penonaktifan sejumlah kepesertaan BPJS akibat proses penataan dan reaktivasi data. Namun demikian, ia meminta agar layanan kesehatan kepada masyarakat tetap diberikan.

“Walaupun ada kendala terkait BPJS karena proses penataan kembali, pelayanan tetap harus diberikan baik di puskesmas maupun rumah sakit,” tegasnya.

Selain pelayanan kesehatan, Pemkab Sumbawa juga membahas sejumlah hal penting dalam rapat pimpinan yang diperluas, di antaranya memastikan kelancaran distribusi BBM, ketahanan pangan, serta distribusi sembako menjelang dan selama libur Lebaran.

“Yang kami pastikan adalah distribusi BBM, ketahanan pangan, distribusi sembako, serta pelayanan publik harus tetap terjaga selama libur Lebaran dan cuti bersama,” tandasnya. (GM)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini