SUMBAWA, gema-news.com – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori mendorong pelatih terus melakukan pembinaan terhadap pemain sepak bola generasi muda, guna menciptakan atlet yang berbakat dan mempunyai daya saing di tingkat nasional hingga mancanegara.
Wabup H. Ansori mengapresiasi penyelenggaraan turnamen yang telah memasuki tahun kedua tersebut. Menurutnya, kegiatan olahraga seperti ini merupakan wadah positif untuk menyalurkan bakat dan hobi generasi muda sekaligus menjadi sarana efektif dalam mencegah berbagai pengaruh negatif di kalangan pemuda.
“Kegiatan seperti ini sangat diharapkan masyarakat dan diapresiasi pemerintah. Kalau dilaksanakan secara rutin, hobi anak-anak muda bisa tersalurkan dengan baik. Dampaknya tentu positif, sehingga pengaruh-pengaruh negatif dapat berkurang dengan sendirinya,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, H. Ansori juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama Askab PSSI Sumbawa tengah menyiapkan penyelenggaraan Liga Sumbawa sebagai wadah pembinaan sepak bola yang lebih terstruktur. Kompetisi tersebut nantinya akan dibagi ke dalam beberapa zona, yakni wilayah barat, tengah, timur, dan selatan.
diungkapkan, juara Liga Sumbawa akan diproyeksikan untuk mewakili Kabupaten Sumbawa pada kompetisi Liga 4 nasional.
“Kami ingin ada jenjang pembinaan yang jelas. Harapannya, akan lahir pemain-pemain asal Sumbawa yang mampu menembus level profesional dan berkiprah di kancah nasional. Mungkin hari ini pembinaannya belum tertata secara sempurna, tetapi ke depan kita harus memiliki pemain Sumbawa yang bisa bersaing di tingkat nasional,” tegasnya.
Pada partai final turnamen ini, NTT FC Sumbawa Besar berhasil keluar sebagai juara Paroso Cup II setelah menaklukkan tim Pendatang Sebasang Unter dengan skor tipis 3-2 dalam pertandingan yang berlangsung sengit. (GM)






