Beranda Uncategorized

200 Petani Tembakau Sumbawa Diberikan Jamsostek

95
0

Sumbawa Besar, Gema-news.com – sebanyak 200 lebih petani serta buruh tembakau di Sumbawa mendapatkan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek). Sumber anggaran dari pemberian jamsostek tersebut bersumber dari DBCHT.

Kepala Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumbawa, Budi Prasetyo mengatakan jaminan tersebut merupakan sebagai bentuk perlindungan kepada para petani dan buruh tembakau mengingat besarnya resiko yang akan mereka alami. Senin (11/10)

” Untuk tahun ada sekitar 200 lebih penerima Jamsostek. Disumbawa ini, para petani sudah mulai menunjukan ketertarikan untuk menanam tembakau. Seperti Kecamatan Tarano, Alas Barat, Alas, Buer, Utan, dan Kecamatan Sumbawa,” Ujar Budi, sapaan akrabnya

Sejauh ini lanjut Budi, ada sekitar 300 yang diusulkan, namun berkisar 200 lebih yang disetujui.

” Kami berharap tahun depan program ini terus berlanjut. Karena program ini sangat membantu bagi petani dan buruh tembakau yang ada di Sumbawa,” Harapnya

Dikatakan, program tersebut Untuk mendorong cakupan perluasan jaminan sosial nasional, sebagai implementasi dari impres nomor 2 tahun 2021. Dan Inpres nomor 4 tahun 2002 tentang percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem“Oleh sebab itu sebagai bentuk peduli, penguatan itu maka program memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi petani dan buruh tani tembakau. Dan ini memang sangat diperlukan mengingat risiko yang dialami juga cukup riskan, sehingga kita juga harus memberikan perlindungan. Tentu saja tidak hanya bicara petani saja, tetapi juga dengan keluarganya,” Imbuhnya.

Diungkapkan, jaminan tersebut melalui pendanaan DBCHT provinsi kepada semua petani-petani dan buruh tani tembakau yang ada di Kabupaten Sumbawa, berupa jaminan sosial ketenagakerjaan JKM dan JKK.

“Kita berharap dengan perhatian ini, bisa memberikan kesejahteraan kepada petani dan buruh tani tembakau,” Ucapnya.

Selain itu, petani dan buruh tani tembakau juga akan disiapkan untuk mengikuti diklat-diklat yang berorientasi pengembangan dan sumber daya bagi keluarga petani dan buruh tembakau. Agar dapat mengembangkan perekonomiannya.

“Sehingga kita dapat mencegah dan menanggulangi kemiskinan ekstrem,” demikian Kadis. (GM)

Artikulli paraprakKetersediaan Air Sepanjang Waktu Tak Menentu, Pemda Sumbawa Harap Kerjasama Semua Pihak
Artikulli tjetërSepuluh Puskeswan di Sumbawa Tuntas Direhab

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini