Beranda Uncategorized

Upaya Turunkan Stunting, Dikes Sumbawa Advokasi Pemberian ASI Eksklusif 

35
0

 

Sumbawa Besar, Gema-news.com – Pemda Sumbawa tengah gencar melaksanakan program penurunan stunting. Salah satu upayanya adalah mengadvokasi masyarakat guna memberikan ASI eksklusif bagi bayi yang baru lahir. Sebab, pemberian ASI eksklusif merupakan salah satu upaya pencegahan terjadinya stunting.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Fikri, SKM mengatakan, program ASI eksklusif adalah salah satu bagian intervensi yang dilakukan guna penurunan stunting. Dimana setelah bayi dilahirkan, minimal enam bulan harus diberikan ASI eksklusif. Karena selama enam bulan, ASI mengandung colostrum yang bisa meningkatkan antibodi bagi sang bayi.

Pemantauan dilakukan melalui kegiatan posyandu di masing-masing dusun, desa dan kelurahan. Perkembangan anak juga selalu dipantau hingga berumur lima tahun.

Namun, pihaknya masih menemui kendala ada ibu yang baru satu bulan melahirkan, meninggalkan anaknya untuk bekerja ke luar negeri. Sementara anaknya dititipkan untuk diasuh oleh neneknya.

Karena itu, perlu ada regulasi atau kebijakan sosial di tengah masyarakat untuk mengontrol hal ini. Sebab ini menjadi faktor penyebab capaian pemberian ASI eksklusif menjadi tidak tinggi.

“Pola-pola masyarakat ini yang harus diubah. Inilah yang menjadi PR untuk terus kami berikan pemahaman kepada masyarakat,” imbuhnya.

Dengan advokasi seperti ini, lanjut Fikri, minimal bisa memberikan gizi yang baik bagi bayi demi tumbuh kembang yang sempurna. Pihaknya berharap ada regulasi terkait persoalan ini mulai ditingkat desa, sebagai bentuk perlindungan bagi bayi yang baru lahir. (GM)

Artikulli paraprakPercepat Penurunan Angka Stunting, Kadis Dikes : Pendekatan Sensitif dan Spesifik Guna Menyelesaikan Persoalan Stunting
Artikulli tjetërKabupaten Sumbawa Ikuti Kompetisi OPCC 2023

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini