Beranda Pemerintahan

Minimalisir Resiko Kerusakan Lingkungan, Pemda Sumbawa Gelar Konsultasi Publik Penyusunan KLHS

41
0

Sumbawa Besar, gema-news.com – Wakil Bupati Sumbawa, Hj. Dewi Noviany, S.Pd.,M.Pd., membuka secara resmi Konsultasi Publik I Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Sumbawa 2025-2045, di Hotel Dewi Sumbawa, Selasa, 10 Oktober 2023.

Turut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Sumbawa, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Prov.NTB, perwakilan OPD Kab. Sumbawa, serta para Camat/Lurah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sumbawa menyampaikan bahwa kegiatan Kajian Lingkungan Hidup Strategi (KLHS) ini bertujuan untuk merancang suatu dokumen kelengkapan dari RPJD. Hal ini dilakukan agar segala dampak negatif yang mungkin muncul dalam pelaksanaan pembangunan dapat diminimalisir, serta pendekatan strategi jangka panjang dalam pengelolaan lingkungan hidup dapat berjalan lancar sesuai dengan visi Kabupaten Sumbawa yaitu, Gemilang yang Berkeadaban.

Kemudian, Wabup juga menjelaskan bahwa untuk menghasilkan dokumen KLHS, perlu adanya tahapan-tahapan penyusunan yang dilakukan secara maksimal, mulai dari pengumpulan data hingga tahapan validasi. Dikatakan Wabup, bahwa dalam hal ini seluruh OPD, Tim Konsultasi, dan Tim Pokja harus bekerjasama agar penyusunan dokumen KLHS dapat berjalan lancar sesuai dengan harapan.

Lalu, diakhir, Wakil Bupati Sumbawa berharap agar kegiatan ini menjadi momentum baik khususnya bagi Kabupaten Sumbawa agar menjadi alat pendorong semangat pembangunan berkelanjutan menuju Sumbawa Gemilang yang Berkeadaban.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa – Ir.Syafrudin Nur mengatakan, tujuan diadakan kegiatan ini adalah dalam rangka menyusun suatu dokumen kelengkapan satu kesatuan dari RPJPD sehingga pembangunan kabupaten Sumbawa dapat berkelanjutan,

Selain dari itu tujuan dari kegiatan ini adalah untuk dapat memformulasikan dari awal dalam rangka mengatasi risiko-risiko serta potensi-potensi negatif dampak dari kerusakan lingkungan hutan.

“Tentu dengan adanya konsultasi publik ini hutan kita akan terpelihara dan menjadi lebih baik,”ujar Kadis LH. (GM)

Artikulli paraprakGaji Karyawan Tidak Dibayar, Dewan Minta PT. SJR Evaluasi Rekanan 
Artikulli tjetërGelar Bimtek Penanganan Pelanggaran Pemilu, Bawaslu Sumbawa Utamakan Upaya Pencegahan 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini