SUMBAWA, gema-news.com – Penyaluran Dana Desa Tahun 2026 Tahap I di Kabupaten Sumbawa menunjukkan progres signifikan. Hingga 17 Maret 2026, realisasi penyaluran telah mencapai 90,45 persen dari total 157 desa.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sumbawa, Rachman Ansori, mengungkapkan bahwa sebanyak 142 desa telah menerima transfer Dana Desa yang masuk langsung ke Rekening Kas Desa.

“Penyaluran Dana Desa Tahap I sampai hari ini telah mencapai 90,45 persen. Artinya, sudah 142 desa yang menerima Dana Desa,” ujarnya.

Ia menambahkan, masih terdapat 15 desa yang belum menerima penyaluran tahap pertama. Namun, pihaknya optimistis proses tersebut dapat diselesaikan setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri.

“Tinggal 15 desa lagi, insyaAllah setelah Lebaran bisa disalurkan,” tambah Ansori.

Meski realisasi penyaluran cukup tinggi, Ansori mengakui bahwa alokasi Dana Desa tahun 2026 mengalami penurunan yang sangat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2025, total Dana Desa yang disalurkan ke 157 desa mencapai sekitar Rp 150,779 miliar. Namun, pada tahun 2026 jumlah tersebut turun drastis sebesar 65 persen menjadi sekitar Rp 52,839 miliar.

Penurunan ini, lanjutnya, mengacu pada Surat Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan RI Nomor S-104/PK/2025 tertanggal 29 Desember 2025.

Ansori menjelaskan, salah satu faktor yang mempengaruhi perubahan alokasi tersebut adalah adanya Program Strategis Nasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang pendanaannya bersumber dari Dana Desa 2026 dengan skema tertentu hingga beberapa tahun ke depan.

Untuk itu, Dinas PMD Kabupaten Sumbawa terus mendorong pemerintah desa agar lebih kreatif dalam menggali sumber pembiayaan pembangunan. Di antaranya melalui peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes), serta mengakses berbagai program bantuan dari pemerintah kabupaten, provinsi, maupun pusat.

“Kami mendorong pemerintah desa untuk terus berinovasi dan mencari sumber pembiayaan lain guna mendukung pembangunan desa, sehingga kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi,” pungkasnya. (GM)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini