Beranda Uncategorized

Buntut Sengketa Tanah, Satu Orang Meninggal Dunia

80
0

Sumbawa Besar, Gema-news.com – Tim Puma Satuan Reskrim Polres Sumbawa bersama Polsek Moyo Hilir berhasil meringkus tiga orang terduga pelaku Penganiayaan Berat hingga menyebabkan korban atas nama Ramjan Alias Jeman Ak H Sanapiah (26) warga RT 03 RW 05 Dusun Sameri Desa Poto Kecamatan Moyo Hilir Sumbawa meninggal dunia, kamis (3/11/2022) pagi. 

Ketiga terduga pelaku masing-masing berinisial SB, HM, HZ warga Dusun Bekat Desa Poto sementara satu orang lainnya yang berinisial PJ masih dalam proses pencarian dan kini ditetapkan sebagai DPO. 

Dalam kejadian tragis itu, polisi mengamankan beberapa barang bukti, antara lain :  6 buah parang, 3 sarung parang, 4 anak panah, 1 ketapel, 1 topi Copong, 1 jaket warna hitam putih, 1 baju kaos lengan pendek warna ungu, 1 buah tas, 1 jam tangan, 3 HP, (1 Samsung, 1 Oppo, 1 Nokia senter),  1 buah bate (sajam), 1 HP vivo, dan uang sebesar 5 Juta Rupiah, serta 1 tas pinggang.

Kasus penganiayaan berat itu berlangsung di depan SD Negeri Sameri, Dusun Sameri Desa Poto Kecamatan Moyo Hilir, sekitar pukul 09.30 wita. 

Kapolres Sumbawa AKBP Henry Novika Candra S.IK MH yang dikonfirmasi, membenarkan adanya kejadian penganiayaan yang menyebabkan korban Rajeman meninggal dunia. kasus ini berawal dari sengketa tanah antara korban dan terduga pelaku. dimana putusan PN Sumbawa dimenangkan oleh terduga pelaku, namun dalam putusan sebagian obyek tanah tersebut adalah hak korban. 

Hal tersebut yg tidak di terima oleh terduga pelaku dan menginginkan keseluruhan tanah dimaksud”, ungkap Kapolres. 

saat itu korban mengantar istrinya ke Sekolah, selanjutnya korban hendak pergi ke ladang miliknya, namun dihadang sekitar 100m dari pintu gerbang sekolah (di jalan usaha tani) oleh 2 orang pelaku.korban berlari menghindar ke arah depan Sekolah, namun telah dihadang oleh dua pelaku lainnya, sehingga kejadian tersebut tak bisa dielakkan. akibatnya, korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit lantaran mengalami banyak luka di bagian tubuhnya, terang Kapolres.

Dikatakan Kapolres, berkat informasi masyarakat, Kanit Reskrim Sektor Moyo Hilir menghubungi Kasat Reskrim Iptu Ivan Roland Cristofel S.T.K tentang keberadaan ke-3 Pelaku.

tidak butuh waktu lama, ketiga pelaku diamankan oleh anggota Polsek Moyo Hilir bersama Tim Puma yang sedang melaksanakan pengamanan Pilkades tanpa ada perlawanan.

“tiga orang terduga pelaku beserta barang bukti diamankan ke Sat. Reskrim polres Sumbawa untuk ditindak lanjuti, sedangkan saru orang terduga pelaku masih dalam pencarian dan ditetapkan sebagai DPO”, Pungkas Kapolres. (GM)

Artikulli paraprakPeralihan TV Digital, Diskominfotik : Kami Menunggu Juklak Juknis
Artikulli tjetërLapor Pelaksanaan Pilkades, Pemda Sumbawa Rapat Bersama Dirjen Bina Pemerintahan Desa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini