Beranda Uncategorized

Diduga Bekerja Ditambang Ilegal, Imigrasi Sumbawa Amankan Lima Warga Tiongkok

93
0

Sumbawa Besar, Gema-news.com – Kantor Imigrasi Sumbawa berhasil mengamankan lima orang Warga Negara Asing. Belakangan diketahui kelima WNA berasal dari Tiongkok.

Kelima WNA tersebut diduga bekerja di tambang emas illegal yang berlokasi di Desa Aimual Kecamatan Lantung Sumbawa. Hal itu dibenarkan oleh PLH Kantor Imigrasi Sumbawa, Yanuarso Adi.

” Iya benar, ada 5 WNA yang diamankan. Semuanya berasal dari Tiongkok,” Ucapnya, Rabu (01/03/23)

Sejauh ini lanjutnya, kelima WNA tersebut tengah menjalani pemeriksaan dan sudah 5 hari diamankan.

” Mereka diamankan pada Jum’at malam (24/02/23). Kami berkoordinasi dengan Polres Sumbawa yang menginformasikan bahwa ada orang asing. Kemudian mereka mengantarkan WNA tersebut kepada kami,”. Ujarnya

Ditegaskannya, dari hasil pemeriksaan. Pihaknya akan mendalami hasil BAP kelima WNA tersebut. Apakah nanti mereka menyalahi ijin tinggal ataupun sebagainya. Hal itu yang sedang didalami oleh penyidik imigrasi.

” Mereka punya pasport, tapi terkait dengan ijin tinggal, apakah mereka menyalahi atau tidak. Nantinya kita akan mengetahui hasil penyelidikan dari inteljen imigrasi jika semuanya sudah rampung,” tegasnya

Jika nantinya, kelima WNA Itu diduga menyalahi ijin tinggal, maka pihaknya akan mengambil tindakan tegas sesuai dengan hukum yang berlaku.

” Jika melanggar, maka kami akan mengambil tindakan tegas. Kami bisa saja melakukan deportasi ataupun tindakan lainnya,” Tukasnya

Terkait dengan penangkapan WNA tersebut, pihaknya sudah mengirimkan surat pemberitahuan kepada kedutaan besar Tiongkok pertanggal 27 Februari 2023, yang menginformasikan bahwa ada lima warga negara Tiongkok yang sedang diamankan di imigrasi Sumbawa.

” Kami sudah bersurat kepada kedutaan besar Tiongkok. Dari informasi kelima WNA itu bekerja ditambang emas yang berlokasi di Kecamatan Lantung. Hal itu yang masih kami dalami lebih lanjut,” Tutupnya

Untuk diketahui, bahwa kelima WNA tersebut diamankan lantaran mencuat dimedia sosial, mereka korban perampokan beberapa hari yang lalu. Kelima WNA tersebut diduga bekerja sebagai teknisi dan investor di sebuah tambang emas yang diduga beroperasi secara illegal di kecamatan lantung. (GM)

Artikulli paraprakWabup Harap Sumbawa Dijadikan Lokus Pendampingan Penurunan Stunting
Artikulli tjetërSoal TKA Ilegal, Ketua Komisi II: Usut Tuntas Keberadaanya, Jangan Sampai Ada Tambang Ilegal

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini